Kementerian Agama RI Dukung Gerakan Nasional Ramah Anak Nyaman Anak (Gernas RANA): Wujudkan Ruang Aman untuk Generasi Emas Indonesia
UIN Siber Cirebon (Kemenag) — Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, Kementerian Agama Republik Indonesia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung Gerakan Nasional Ramah Anak Nyaman Anak (Gernas RANA). Gerakan ini merupakan upaya kolaboratif pemerintah dalam menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, sehat, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan bagi setiap anak Indonesia.
Melalui Gernas RANA, setiap anak berhak tumbuh dan berkembang tanpa rasa takut, baik di rumah, sekolah, tempat ibadah, ruang publik, maupun ruang digital. Gerakan ini menegaskan bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama—keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan, pemerintah, hingga dunia usaha.
Kementerian Agama RI berkomitmen memperkuat budaya pendidikan yang penuh kasih sayang, menghormati hak-hak anak, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan yang menjunjung tinggi kemanusiaan, kepedulian, dan saling menghormati. Dengan semangat tersebut, diharapkan lahir generasi Indonesia yang berakhlak mulia, sehat, cerdas, dan berkarakter.
Empat komitmen utama Gernas RANA:
- Anak bebas dari kekerasan fisik.
- Anak bebas dari kekerasan seksual.
- Anak bebas dari kekerasan psikis.
- Anak terlindungi dari kekerasan di ruang digital.
Mari kita mulai dari hal sederhana: mendengarkan suara anak, memberikan kasih sayang, menciptakan lingkungan yang aman, serta berani melaporkan apabila melihat atau mengetahui adanya kekerasan terhadap anak. Bersama, kita wujudkan Indonesia yang ramah anak demi masa depan bangsa yang lebih baik.
