KKN 84 UIN Siber Cirebon Perkuat Literasi Digital untuk Cegah Cyberbullying di Sekolah Dasar
UIN Siber Cirebon — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 84 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan program Penguatan Literasi Digital untuk Mencegah Cyberbullying di Sekolah Dasar di SDN 1 Kalipasung, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, pada Kamis–Jumat, 30–31 Juli 2026, pukul 08.00–11.00 WIB.
Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Edukasi diberikan kepada siswa melalui materi mengenai pengertian bullying, berbagai bentuk perundungan, dampaknya terhadap korban, serta cara mencegah dan menyikapinya.
Kenali Bullying Sejak Dini
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 84 mengajak siswa mengenali bahwa bullying tidak hanya berbentuk kekerasan fisik. Perundungan juga dapat terjadi melalui ejekan, pemberian julukan yang tidak disukai, tindakan mengucilkan teman, hingga perkataan yang menyinggung atau menghina nama orang tua.
Pemahaman tersebut penting diberikan sejak usia sekolah dasar agar siswa mampu membedakan antara candaan dan tindakan yang dapat menyakiti orang lain.
Mahasiswa juga memperkenalkan berbagai bentuk perundungan yang dapat terjadi di lingkungan digital atau cyberbullying, terutama ketika penggunaan teknologi dan media digital semakin dekat dengan kehidupan anak-anak.
Siswa diberikan pemahaman untuk lebih berhati-hati dalam berkomunikasi di ruang digital, tidak menyebarkan perkataan atau konten yang dapat menyakiti orang lain, serta berani meminta bantuan ketika menghadapi tindakan perundungan.
Belajar Anti-Bullying dengan Cara Interaktif
Agar materi lebih mudah dipahami, edukasi dikemas melalui permainan, diskusi, dan refleksi. Siswa diajak terlibat secara aktif dengan mengenali contoh tindakan bullying dan mendiskusikan cara yang tepat untuk menyikapinya.
Melalui aktivitas tersebut, mahasiswa mengajak siswa membangun keberanian untuk mengatakan tidak terhadap bullying, membantu teman yang menjadi korban, serta melaporkan tindakan perundungan kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya.
Pesan utama yang dibangun dalam kegiatan ini adalah pentingnya menjadi “Teman Baik” dengan saling menghargai, menjaga perkataan, membantu teman, dan menciptakan suasana sekolah yang positif.
Bullying Bukan Sekadar Candaan
Ketua KKN Kelompok 84, Ahmad Adil Mubarok, menegaskan bahwa edukasi ini ditujukan untuk membangun kesadaran siswa bahwa tindakan yang dianggap sebagai candaan dapat memberikan dampak serius bagi orang lain.
“Melalui program edukasi anti-bullying ini, kami ingin mengajak siswa SDN 1 Kalipasung untuk memahami bahwa bullying bukanlah sebuah candaan. Kami berharap siswa dapat saling menghargai, memiliki rasa empati, dan berani mencegah tindakan perundungan di lingkungan sekolah.”
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 84, Dr. H. Ahmad Khomaini Syafeie, S.Pd., M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi yang relevan dengan kebutuhan siswa.
“Kegiatan edukasi anti-bullying merupakan bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi yang relevan dengan kebutuhan siswa. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dalam membangun karakter siswa yang saling menghormati dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman serta nyaman.”
Sekolah Dukung Lingkungan Belajar yang Aman
Kepala SDN 1 Kalipasung, Hj. Aliyah, S.Pd.SD., menyambut positif pelaksanaan edukasi anti-bullying yang diberikan mahasiswa KKN.
“Kegiatan edukasi anti-bullying ini sangat bermanfaat bagi siswa. Kami berharap setelah mengikuti kegiatan ini, anak-anak semakin memahami dampak bullying dan dapat menerapkan sikap saling menghargai, membantu teman, serta menciptakan suasana sekolah yang aman dan nyaman.”
Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Kuwu Desa Kalipasung, Endi Supriadi, S.H., M.H. Dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama mengenai pencegahan perundungan di lingkungan pendidikan.
Membangun Generasi yang Bijak di Ruang Digital
Melalui program ini, KKN Kelompok 84 tidak hanya mengenalkan siswa pada bahaya bullying secara langsung, tetapi juga mendorong kesadaran mengenai pentingnya bersikap bijak ketika berinteraksi di ruang digital.
Literasi digital menjadi salah satu bekal penting bagi anak-anak agar mampu menggunakan teknologi secara aman, bertanggung jawab, dan beretika. Dengan memahami dampak dari perkataan maupun tindakan di dunia nyata dan digital, siswa diharapkan mampu menjadi bagian dari terciptanya lingkungan sekolah yang lebih inklusif dan saling menghargai.
Program ini sekaligus mendukung SDGs 4: Pendidikan Berkualitas, melalui upaya menciptakan lingkungan pembelajaran yang aman dan mendukung perkembangan karakter peserta didik, serta SDGs 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, melalui penguatan budaya damai dan sikap saling menghormati sejak usia dini.
Dengan semangat “Menjadi Teman Baik, Berani Cegah Bullying”, KKN Kelompok 84 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap edukasi yang diberikan dapat menjadi langkah awal bagi siswa SDN 1 Kalipasung untuk membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, ramah, dan bebas dari perundungan.
